Di balik kemajuan teknologi di Maluku, tersimpan kisah inspiratif dari seorang pemuda yang berani menghadapi tantangan zaman: Adi Leiwakabessy. Nama Adi mungkin belum sepopuler tokoh-tokoh nasional, namun di tengah masyarakat Maluku, khususnya para pelaku UMKM, pelajar, bahkan instansi pemerintahan, Adi Leiwakabessy sangat dikenal berkat dedikasi dan inovasinya melalui Adi Computer Service, sebuah usaha perbaikan dan penyedia layanan komputer yang berdiri sejak tahun 2012.
Perjalanan Adi Leiwakabessy tidak selalu mudah. Terlahir dan besar di salah satu desa di kawasan Ambon, Adi sudah mengenal komputer sejak usia SMA. Minatnya terhadap teknologi tumbuh seiring dengan pengalaman membantu guru di sekolah memperbaiki komputer laboratorium. Keterbatasan akses perangkat dan sulitnya mendapatkan suku cadang komputer tidak mematahkan semangatnya untuk terus belajar secara otodidak maupun melalui internet.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Adi mencoba bekerja di toko komputer kecil di Ambon. Dari pengalaman tersebut, ia makin paham kebutuhan pasar dan masalah yang sering dihadapi konsumen di Maluku. Satu fakta paling jelas, masyarakat kesulitan mencari teknisi yang kompeten, harga layanan terlalu mahal, sementara perangkat penting seperti komputer dan printer sering rusak akibat cuaca lembap dan listrik yang tidak stabil.
Ketekunan, rasa ingin tahu, dan keinginan untuk mandiri mendorong Adi mendirikan Adi Computer Service pada awal tahun 2012. Berbekal modal tabungan dan alat seadanya, ia membuka jasa servis komputer dan laptop di garasi rumah. Tak jarang, ia pun harus melayani pelanggan dengan mendatangi rumah atau tempat usaha mereka, karena masih sedikit orang yang percaya pada jasa-rintisan lokal.
Kunci dari keberhasilan awal Adi adalah integritas, komunikasi yang baik, serta transparansi pada pelanggan. Ia selalu menjelaskan kerusakan perangkat secara detail, menawarkan solusi terbaik dan ekonomis, serta berusaha menyerahkan hasil kerja tepat waktu. Lambat laun, kepercayaan terhadap Adi Computer Service menyebar dari mulut ke mulut, pelanggan mulai berdatangan tidak hanya dari kota Ambon, tetapi juga dari Seram dan beberapa daerah pesisir yang mengandalkan komputer untuk mengelola usaha kecil.
Setelah berjalan dua tahun, Adi melihat peluang untuk mengembangkan jasa servis menjadi toko peralatan komputer dan aksesori. Ia mulai menyediakan perangkat baru dan bekas berkualitas, perlengkapan penunjang seperti printer, scanner, serta menawarkan jasa instalasi jaringan komputer. Tidak hanya itu, Adi juga sering mengadakan pelatihan singkat dasar komputer bagi siswa sekolah dan UMKM agar mereka makin mandiri dalam menggunakan teknologi.
Di tahun 2018, Adi Computer Service membuka cabang baru di kota Masohi dan Saumlaki. Dengan merekrut dan melatih tenaga kerja lokal, Adi berupaya menciptakan lapangan kerja dan menularkan pengetahuan servis komputer, sehingga manfaat teknologi bisa dirasakan lebih luas di Maluku.
Salah satu keberhasilan Adi Leiwakabessy adalah peranan aktifnya membantu sekolah-sekolah di Maluku dalam pengadaan dan pemeliharaan perangkat IT. Selama ini, banyak laboratorium komputer terbengkalai akibat sulitnya perbaikan dan mahalnya penggantian komponen. Adi menawarkan program perawatan rutin dengan biaya khusus dan pelatihan teknis bagi guru maupun operator sekolah.
Untuk UMKM, Adi Computer Service memberikan konsultasi gratis tentang cara memanfaatkan komputer untuk pencatatan keuangan, promosi daring, hingga sistem inventaris digital sederhana. Banyak pelaku usaha kecil di Maluku merasakan manfaat besar, usaha mereka menjadi lebih efisien dan mampu bersaing di era digital.
Pandemi COVID-19 tahun 2020 memberikan tantangan baru. Permintaan jasa servis dan penjualan perangkat melonjak tajam karena kebutuhan sekolah daring dan pekerjaan jarak jauh. Namun, rantai pasokan perangkat terganggu dan banyak pelanggan mengalami kesulitan ekonomi. Adi menyesuaikan strategi dengan menawarkan kredit ringan, layanan antar-jemput perangkat, serta edukasi daring tentang dasar perawatan komputer.
Pandemi membuktikan bahwa peran Adi Computer Service bukan sekadar penyedia jasa, tapi juga mitra teknologi yang peduli pada kebutuhan masyarakat. Hal ini memperkuat reputasi usaha Adi di tengah krisis.
Kisah sukses Adi Leiwakabessy tidak hanya sebatas perjalanan seorang teknisi menjadi pengusaha. Lebih dari itu, Adi adalah simbol anak muda Maluku yang mampu berdaya, menghadapi keterbatasan dengan kreativitas dan semangat kolaborasi. Dari garasi rumah sederhana, Adi membawa perubahan nyata bagi lingkungannya, membantu masyarakat mengakses perkembangan teknologi, dan menciptakan peluang kerja baru.
Usaha Adi Computer Service juga menjadi bukti bahwa bisnis berbasis teknologi bisa tumbuh dan memberikan dampak positif di daerah, asalkan dijalankan dengan integritas, inovasi, dan kepekaan pada kebutuhan lokal. Kisah Adi menginspirasi generasi muda Maluku untuk tidak takut memulai, tidak malu belajar, dan percaya bahwa keberhasilan bisa diraih siapapun, dari mana pun asalnya.
Kisah Adi Leiwakabessy bersama Adi Computer Service merupakan contoh nyata bagaimana kerja keras, dedikasi, dan niat tulus membawa perubahan baik di tengah masyarakat. Dari sebuah usaha kecil sederhana, kini Adi berhasil membangun bisnis yang bukan hanya sukses secara ekonomi, tapi juga bermanfaat bagi pendidikan, pelaku usaha, dan tenaga kerja lokal Maluku. Semoga kisah ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi siapa pun yang ingin berkontribusi bagi pembangunan daerah tercinta.