Maluku dikenal dengan keindahan alam, kearifan lokal, dan semangat masyarakatnya yang tinggi dalam membangun usaha. Salah satu kisah inspiratif yang muncul dari Maluku adalah perjalanan Mona Leiwakabessy, seorang perempuan pekerja keras yang berhasil membangun usaha digital printing yang kini dikenal luas: Leiwakabessy Digital Printing.
Mona Leiwakabessy lahir dan tumbuh di Ambon, Maluku, dari keluarga sederhana yang selalu menanamkan nilai kejujuran, kerja keras, dan pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan di bidang desain grafis, Mona memutuskan kembali ke kampung halaman dengan tekad membangun bisnis yang dapat membantu masyarakat dan membuka lapangan kerja.
Tantangan terbesar yang dihadapi Mona adalah, belum adanya usaha digital printing yang mampu melayani kebutuhan cetak modern di Ambon. Saat itu, usaha digital printing masih dianggap barang mewah, hanya sedikit masyarakat yang tahu tentang potensi layanan ini. Namun Mona tidak menyerah. Ia memulai usahanya secara kecil-kecilan, menggunakan tabungan pribadi untuk membeli mesin printing bekas dan komputer sederhana.
Dengan berbekal ilmu dari perguruan tinggi dan pengalaman bekerja di beberapa tempat printing di kota besar, Mona mengembangkan layanan Leiwakabessy Digital Printing dengan mengutamakan inovasi. Ia terus belajar tentang tren desain, teknik cetak terbaru, dan strategi pemasaran modern. Mona menawarkan layanan cetak yang lebih bervariasi seperti banner, brosur, undangan, kartu nama, label produk, hingga custom merchandise seperti mug dan kaos.
Mona selalu menekankan kualitas dan ketepatan waktu dalam pelayanan. Ia membangun relasi kuat dengan pelanggan, mendengarkan kebutuhan mereka, serta tidak berhenti melakukan perbaikan dalam operasionalnya. Tak hanya mengutamakan hasil yang baik, Mona juga aktif memberikan edukasi kepada pelanggan mengenai desain grafis dan manfaat digital printing dalam membangun brand maupun usaha lokal.
Setelah berjalan beberapa tahun, Leiwakabessy Digital Printing mulai dikenal masyarakat. Permintaan cetak semakin tinggi, terutama dari pelaku UMKM, sekolah, institusi pemerintah, dan kegiatan sosial di Maluku. Mona mulai merekrut beberapa tenaga kerja lokal yang ia latih secara langsung. Ia percaya bahwa usaha ini bukan hanya untuk meraih keuntungan pribadi, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat sekitar.
Saat pandemi COVID-19 melanda, Mona tidak menyerah. Ia beradaptasi dengan teknologi digital, membuka layanan pesan online, konsultasi desain lewat media sosial, hingga pengiriman produk ke seluruh wilayah Maluku. Mona memanfaatkan platform digital untuk promosi dan memperluas pangsa pasar, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya digitalisasi dalam bisnis.
Dalam wawancara bersama media lokal, Mona sering membagikan kunci suksesnya: komitmen dan integritas. Ia selalu memegang prinsip bahwa usaha harus dikelola dengan transparan, jujur, dan tanggung jawab. Mona tidak malu untuk bertanya, belajar, dan berkolaborasi dengan pengusaha lain. Bahkan, ia rutin mengikuti workshop dan pelatihan agar tetap up-to-date dengan perkembangan teknologi printing.
Mona juga mengajak karyawan dan rekan kerja untuk terus mengembangkan soft skill, seperti pelayanan pelanggan, leadership, dan komunikasi. Ia membuktikan bahwa, di balik keterbatasan, tekad dan niat baik bisa membawa perubahan bagi masyarakat.
Leiwakabessy Digital Printing kini menjadi salah satu usaha digital printing terbesar di Maluku. Mona sering diundang menjadi narasumber seminar, talkshow, dan pelatihan wirausaha bagi generasi muda. Ia berbagi pengalaman dan tips dalam membangun usaha dari nol, berjuang di tengah keterbatasan sumber daya, serta membangun brand lokal yang mampu bersaing.
Tidak hanya itu, Mona aktif mendukung kegiatan sosial seperti program beasiswa, pelatihan desain gratis bagi pelajar, dan donasi untuk korban bencana. Ia percaya bahwa setiap usaha memiliki tanggung jawab sosial, dan berbagi adalah bagian dari kesuksesan.
Mona menyadari bahwa bisnis printing sangat dinamis, teknologi selalu berkembang, dan persaingan semakin ketat. Ia menyiapkan strategi agar Leiwakabessy Digital Printing tetap inovatif, seperti memperkenalkan layanan cetak tiga dimensi dan personalisasi produk, serta memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha lokal lainnya.
Mona berharap bisa menginspirasi lebih banyak perempuan untuk menjadi pengusaha dan berani bermimpi besar. Ia juga ingin membuktikan bahwa Maluku punya potensi bisnis yang luar biasa, asalkan diolah dengan tekad, kerja keras, dan inovasi.
Kisah Mona Leiwakabessy dan Leiwakabessy Digital Printing di Maluku adalah bukti nyata bahwa semangat, inovasi, dan kepedulian sosial dapat menjadi fondasi kesuksesan. Melalui perjalanan panjang yang penuh tantangan, Mona telah membawa perubahan di daerahnya, menciptakan lapangan kerja, memberdayakan masyarakat, dan mengangkat nama Maluku di kancah bisnis nasional.
Kisah ini menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin memulai usaha, terutama dari daerah, bahwa keterbatasan bukan penghalang. Berani bermimpi, berusaha, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman adalah kunci membangun bisnis yang sukses dan bermanfaat. Mona Leiwakabessy adalah teladan nyata pengusaha yang bukan hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan generasi muda.