Di tengah keindahan alam dan keanekaragaman budaya Maluku, nama Nelly Wattimury telah menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya dalam bidang kesehatan. Kisah sukses Nelly berawal dari kepeduliannya terhadap akses layanan medis yang terbatas di beberapa wilayah Maluku. Berbekal tekad dan semangat, Nelly yang merupakan lulusan fakultas kedokteran di salah satu universitas ternama di Indonesia, memutuskan kembali ke daerah asalnya untuk mengabdi dan melayani masyarakat.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Nelly awalnya bekerja di rumah sakit umum daerah. Namun, ia melihat masih banyak masyarakat di pelosok yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan memadai. Kekurangan tenaga medis, fasilitas terbatas, serta biaya yang cukup tinggi menjadi tantangan tersendiri. Pengalaman tersebut menumbuhkan keinginan untuk mendirikan sebuah klinik yang mengedepankan pelayanan prima, terjangkau, dan humanis.
Pada tahun 2012, dengan dukungan keluarga terutama sang suami, Nelly mendirikan Wattimury Klinik di pusat Kota Ambon. Proses pendirian klinik tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Modal yang terbatas, birokrasi perizinan yang rumit, dan tantangan mencari tenaga medis terpercaya sempat menjadi rintangan di awal. Meski demikian, Nelly pantang menyerah.
Nelly memulai dengan fasilitas sederhana: satu ruang pemeriksaan, satu ruang tindakan, serta ruang tunggu yang nyaman. Dengan nilai kejujuran, empati, dan profesionalisme yang selalu dijunjung, klinik ini perlahan mendapat kepercayaan masyarakat. Sikap ramah dan pelayanannya yang sigap membuat pasien merasa dihargai; tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga sebagai “rumah kedua” dalam pencarian solusi kesehatan.
Keberhasilan Wattimury Klinik tidak lepas dari inovasi yang terus dilakukan Nelly. Ia menghadirkan program layanan kesehatan berbasis teknologi dengan menerapkan sistem pendaftaran online dan konsultasi telemedisin, sehingga pasien dari pulau-pulau sekitar dapat berkonsultasi tanpa harus datang langsung. Klinik ini juga menyediakan layanan home care untuk lansia dan pasien yang berkebutuhan khusus.
Selain fokus pada pengobatan, Wattimury Klinik rutin mengadakan sosialisasi edukasi kesehatan secara gratis di sekolah, rumah ibadah, dan komunitas lokal. Nelly percaya, masyarakat yang sehat berawal dari pengetahuan yang benar tentang kesehatan. Klinik ini hadir sebagai mitra setia dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Maluku.
Komitmen Nelly dan tim terhadap pelayanan prima membuahkan banyak penghargaan. Wattimury Klinik dianugerahi beberapa penghargaan tingkat provinsi dan nasional sebagai klinik pratama terbaik. Tak hanya itu, klinik ini juga dipercaya menjadi pusat rujukan beberapa kelurahan sekitar, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak serta penanganan penyakit menular.
Pasien Wattimury Klinik tak hanya datang dari kota Ambon, namun juga dari pulau-pulau sekitar. Kepercayaan masyarakat semakin bertambah saat klinik ini membuka cabang mini di Pulau Seram dan Lease. Semua pelayanan mengedepankan prinsip “melayani dengan hati”, sebagaimana motto yang selalu didengungkan oleh Nelly.
Nelly sangat menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberlangsungan klinik ini. Suaminya mengambil peran sebagai manajer operasional, sementara adik dan kerabat lain terlibat dalam kegiatan sosial klinik. Nilai-nilai kearifan lokal, seperti gotong royong dan saling menghargai, juga diintegrasikan dalam setiap aktivitas. Dengan semangat “Pela Gandong”—falsafah hidup masyarakat Maluku yang berarti persaudaraan sejati—semua pekerja klinik saling mendukung satu sama lain.
Klinik ini menjadi bukti bahwa usaha berbasis keluarga yang dikelola dengan baik dapat berkembang pesat dan memberikan dampak bagi masyarakat luas. Nelly kerap mengingatkan timnya, “Pelayanan kesehatan terbaik bukan hanya soal obat dan peralatan canggih, tetapi tentang keikhlasan membantu dan cinta kepada sesama.”
Meski sudah meraih banyak pencapaian, Nelly tidak mudah berpuas diri. Ia terus mencari peluang untuk memperluas jangkauan layanan. Saat pandemi COVID-19 melanda, Wattimury Klinik menjadi salah satu pelopor vaksinasi gratis di daerah Ambon dan sekitarnya. Klinik ini juga menjalin kerja sama erat dengan dinas kesehatan dan lembaga sosial untuk memastikan semua warga, terlebih kelompok rentan, mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak.
Kini, Wattimury Klinik aktif memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, dengan harapan kelak akan lahir dokter dan tenaga kesehatan baru yang peduli pada masyarakat Maluku. Tak hanya itu, klinik juga banyak melibatkan lulusan-lulusan muda dari universitas lokal agar mereka mendapatkan pengalaman kerja serta meningkatkan kapasitas.
Kisah Nelly Wattimury dan perjalanan Wattimury Klinik adalah bukti nyata bahwa impian besar dapat dimulai dari tindakan kecil dan sederhana. Konsistensi, kerja keras, dan keberanian mengambil risiko adalah kunci utama yang membawa kesuksesan. Generasi muda Maluku, khususnya perempuan, diajak untuk tidak ragu mengejar cita-cita dan berkontribusi bagi daerahnya sendiri.
Nelly kerap diundang menjadi pembicara pada seminar-seminar motivasi dan pelatihan kepemimpinan di berbagai sekolah dan universitas. Ia berbagi pengalaman jatuh bangun membangun klinik, betapa pentingnya beradaptasi dengan perubahan, dan menekankan bahwa pelayanan terbaik berakar pada nilai kepedulian.
Kesuksesan Nelly Wattimury dan Wattimury Klinik kini menjadi tonggak penting dalam sejarah pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan di Maluku. Dari sebuah klinik kecil berfasilitas sederhana, kini berkembang menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan yang dihormati dan dicintai masyarakat.
Kisah ini memberikan pelajaran berharga: memulai sesuatu dengan niat tulus dan dedikasi tinggi akan selalu menemukan jalannya sendiri menuju keberhasilan. Semoga kisah Nelly Wattimury menginspirasi lahirnya lebih banyak pahlawan lokal yang siap berjuang demi kesehatan, kesejahteraan, dan kemajuan masyarakat Maluku dan Indonesia.