Nita Leiwakabessy adalah seorang warga Maluku yang sejak kecil sudah mencintai keindahan alam dan budaya tanah kelahirannya. Ia tumbuh di lingkungan keluarga sederhana di Ambon, penuh dengan nilai kegigihan, kerja keras, dan cinta akan tanah Maluku. Sejak usia muda, Nita menyadari potensi besar yang dimiliki Maluku dalam bidang pariwisata, terutama kekayaan alam dan keberagaman budaya yang unik. Namun, ia juga melihat bahwa promosi dan akses wisata di Maluku masih minim dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Berbekal tekad, pengetahuan, dan semangatnya, Nita memulai usaha perjalanan wisata kecil-kecilan pada tahun 2012. Ia menamai usahanya "Leiwakabessy Tour" sebagai bentuk penghormatan pada warisan marga Leiwakabessy yang erat dengan sejarah Maluku.
Pada awalnya, bisnis Nita tidak berjalan mulus. Ia menghadapi minimnya modal, keterbatasan fasilitas, serta kurangnya kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah lokal. Selain itu, tantangan dalam membangun jaringan dengan wisatawan dari luar juga menjadi hambatan utama.
Namun, Nita tidak menyerah. Dengan kerja keras dan inovasi, ia mulai memanfaatkan media sosial dan festival lokal untuk mempromosikan Leiwakabessy Tour. Ia juga aktif mengedukasi masyarakat setempat tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan dan keramahan pelayanan. Perlahan tapi pasti, Leiwakabessy Tour mulai dikenal sebagai salah satu operator wisata yang mengedepankan keaslian dan kearifan lokal Maluku.
Kesuksesan Leiwakabessy Tour semakin bersinar ketika pada tahun 2016, usaha ini mendapatkan penghargaan sebagai "Operator Wisata Terbaik di Maluku" dari Dinas Pariwisata. Tidak hanya itu, Nita diundang sebagai pembicara dalam beberapa seminar pariwisata di Jakarta, Makassar, dan Bali. Ia berbagi tentang strategi membangun bisnis travel dan pentingnya pariwisata berkelanjutan.
Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, Leiwakabessy Tour telah membawa ribuan wisatawan domestik dan mancanegara menjelajahi Maluku. Bahkan, mereka membantu merekomendasikan spot terbaik untuk diving di Pulau Banda, dan melakukan promosi digital yang berdampak terhadap ekonomi lokal.
Salah satu keberhasilan terbesar Nita Leiwakabessy adalah bagaimana ia memberdayakan masyarakat sekitarnya. Ia selalu berupaya agar Leiwakabessy Tour tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga membantu meningkatkan taraf hidup warga. Banyak anak muda Maluku yang kini bisa menjadi pemandu wisata, pengusaha kecil, dan pengrajin suvenir berkat pelatihan serta kesempatan yang diberikan Nita melalui Leiwakabessy Tour.
Selain itu, Nita juga aktif dalam kegiatan sosial seperti bakti lingkungan, pelestarian terumbu karang, dan program literasi budaya. Berbagai kolaborasi dengan sekolah, komunitas, dan media lokal turut memperkuat dampak positif bisnis mereka bagi masyarakat Maluku.
Seiring perkembangan teknologi, Nita terus berinovasi. Ia mengembangkan layanan pemesanan online, memperluas jaringan kemitraan dengan travel agents, dan membuat konten pariwisata Maluku dalam berbagai bahasa. Dengan kehadiran website resmi, instragram, YouTube, serta review positif dari wisatawan, Leiwakabessy Tour semakin dikenal luas dan memudahkan wisatawan untuk merencanakan perjalanan.
Pandemi COVID-19 sempat menjadi tantangan terbesar, namun Nita mengubah strategi dengan mengoptimalkan virtual tour dan memasarkan produk lokal seperti rempah Maluku, kain tenun, dan makanan khas secara online. Hasilnya, Leiwakabessy Tour tetap bertahan dan semakin kuat setelah masa pandemi.
Kisah Nita Leiwakabessy menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda Maluku. Tak hanya membuktikan bahwa wanita dari daerah bisa bersaing di bidang usaha, Nita juga menunjukkan pentingnya bangga akan budaya dan tanah kelahiran. Ia sering memberikan pelatihan dan motivasi kepada pelajar serta komunitas pemuda untuk berani merintis usaha dan menggali potensi lokal.
Dengan tagline khas "Explore Maluku, Live the Tradition", Leiwakabessy Tour tidak hanya menjual paket wisata, tetapi menjadi platform yang mengangkat tradisi, seni, dan identitas Maluku ke panggung nasional dan internasional.
Ke depan, Nita Leiwakabessy berharap Leiwakabessy Tour terus berkembang dan berkontribusi pada kemajuan pariwisata Maluku. Ia ingin menjadikan usaha mereka sebagai contoh sukses yang berintegritas, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Targetnya, Maluku tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai provinsi yang mampu menjaga keaslian budaya dan keindahan alamnya.
Mengutip kata-kata Nita: "Keindahan Maluku adalah anugerah. Tugas kita adalah menjaga dan memperkenalkannya ke dunia dengan cara yang bijaksana."
Kisah sukses Nita Leiwakabessy dan Leiwakabessy Tour membuktikan bahwa usaha, inovasi, dan cinta tanah kelahiran bisa membawa perubahan besar. Keberhasilan mereka bukan hanya tentang bisnis, tetapi tentang bagaimana upaya kecil bisa berdampak nyata bagi masyarakat dan pariwisata Maluku. Semoga kisah ini bisa menjadi motivasi bagi banyak orang untuk berani berkarya, berinovasi, dan membangun daerah sendiri.