Sri Leiwakabessy berasal dari keluarga sederhana di Ambon. Ia tumbuh dengan nilai kerja keras dan kejujuran yang diajarkan oleh orang tuanya sejak kecil. Dengan tekad yang kuat, Sri berusaha untuk terus berkembang meski keterbatasan ekonomi sering menjadi tantangan utama.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Sri memutuskan untuk mencari peluang bisnis di kotanya. Ia sempat mencoba berbagai pekerjaan dan usaha kecil-kecilan. Namun, konsistensi dan semangat Sri untuk sukses akhirnya membawanya pada ide membuka jasa laundry, sesuatu yang saat itu belum banyak berkembang di Maluku.
Tahun 2013, Sri memulai Leiwakabessy Laundry dengan modal yang sangat terbatas. Hanya bermodalkan satu mesin cuci dan ruang kecil di rumah, ia memulai usaha laundry rumahan. Ia tidak memiliki pengalaman khusus di bidang laundry, namun Sri belajar secara otodidak dan mencari informasi melalui internet serta bertanya pada rekan yang sudah lebih dulu berkecimpung di bidang jasa.
Tantangan tidak berhenti di situ. Sri harus membagi waktu antara mengelola bisnis dan mengurus keluarga. Ia juga menghadapi keraguan dari lingkungan sekitar yang menganggap usaha laundry tidak menjanjikan. Namun, Sri tetap yakin bahwa bisnis ini akan berkembang jika dikelola dengan serius dan pelayanan terbaik.
Sri tidak sekadar menawarkan jasa cuci saja. Ia memahami bahwa pelanggan membutuhkan lebih dari sekadar hasil cuci bersih—mereka menginginkan layanan cepat, ramah, dan harga yang terjangkau. Sri pun memutuskan untuk menerapkan sistem pelayanan “one day service” untuk pelanggan yang membutuhkan pakaian bersih dalam waktu singkat.
Selain itu, Sri aktif mengedepankan kebersihan dan kualitas. Ia memilih deterjen yang ramah lingkungan dan memadukan proses cuci manual dengan mesin modern agar hasil lebih maksimal. Inovasi lain yang ia terapkan adalah layanan antar jemput pakaian ke rumah pelanggan, sebuah konsep yang saat itu belum banyak diterapkan oleh laundry-laundry lain di Ambon.
Untuk memperluas jaringan pelanggan, Sri memanfaatkan media sosial dan aplikasi chat untuk mempromosikan layanan. Ia juga membangun hubungan baik dengan pelanggan, memperhatikan keluhan dan saran, serta memberikan potongan harga khusus bagi pelanggan setia. Perlahan namun pasti, Leiwakabessy Laundry mulai dikenal dan dipercaya masyarakat.
Tidak sedikit tantangan yang dihadapi Sri, terutama di tahun-tahun awal. Musim hujan membuat proses pengeringan pakaian memakan waktu lebih lama. Persaingan usaha juga makin ketat seiring bertambahnya pelaku usaha laundry. Namun, Sri selalu mengutamakan pelayanan terbaik dan melakukan inovasi pada sistem pembayaran agar pelanggan tidak merasa terbebani.
Sri juga pernah mengalami kegagalan ketika sebuah proyek laundry kiloan bekerja sama dengan hotel lokal, yang ternyata gagal memberikan keuntungan sesuai harapan. Namun, dari pengalaman tersebut Sri belajar pentingnya perencanaan dan manajemen usaha secara professional.
Berkat kerja keras dan dedikasi Sri, Leiwakabessy Laundry kini menjadi salah satu usaha laundry terbesar di Ambon. Layanan mereka tidak hanya di rumah langsung, tetapi juga telah melebarkan sayap ke beberapa cabang di wilayah Maluku lainnya. Sri berhasil menciptakan lapangan kerja bagi belasan karyawan, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan anak muda lokal.
Beberapa pencapaian yang diraih antara lain :
Sri menekankan bahwa kunci sukses usaha adalah kerja keras, kejujuran, pelayanan maksimal, dan kemampuan adaptasi pada perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar. Ia selalu mendorong para pelaku UMKM untuk tidak mudah menyerah dan terus mencari peluang untuk berkembang.
Kesuksesan Sri Leiwakabessy melalui Leiwakabessy Laundry telah menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda di Maluku. Sri sering diundang untuk berbagi pengalaman dalam seminar UMKM dan kewirausahaan, memberikan motivasi kepada anak-anak muda agar berani bermimpi dan berusaha.
Melalui kisahnya, Sri mengajak generasi muda untuk menekuni bidang yang diminati dengan serius dan selalu berinovasi. Ia percaya bahwa Maluku punya banyak potensi, dan jika diberdayakan, bisa menciptakan peluang ekonomi baru, mengurangi angka pengangguran, dan membangun kesejahteraan di daerah.
Tidak hanya itu, Sri juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan, sehat, dan profesionalisme dalam bekerja. Sri menjadi contoh nyata bahwa perempuan juga mampu sukses menjadi pengusaha, bahkan di bidang yang sebelumnya didominasi laki-laki.
Selain berbisnis, Sri aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Leiwakabessy Laundry sering mengadakan program cuci gratis untuk yayasan panti asuhan dan membantu korban bencana alam di Maluku. Hal ini dilakukan agar usaha yang ia bangun juga memberi manfaat nyata untuk masyarakat sekitar.
Setiap tahun, Sri bersama timnya mengadakan pelatihan keterampilan bagi keluarga kurang mampu, terutama mengenai cara melakukan laundry profesional dan manajemen usaha kecil. Program ini berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal serta mendorong terciptanya UMKM mandiri di Maluku.
Sri Leiwakabessy bertekad untuk terus mengembangkan Leiwakabessy Laundry dengan membuka cabang baru di kabupaten lain di Maluku. Ia ingin menjadikan Leiwakabessy Laundry sebagai franchise lokal yang bisa dimiliki oleh keluarga di berbagai daerah.
Selain ekspansi bisnis, Sri ingin memperluas program pemberdayaan masyarakat dan pelatihan wirausaha agar semakin banyak anak muda Maluku yang sukses menjadi pengusaha. Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewujudkan visi ini.